Tutorial dan Informasi Seputar Teknologi dan Blogger

Sunday, October 23, 2016

Cara Memasang AdSense untuk pemula

Adsense saat ini masih menjadi media periklanan favorite di dunia, untuk dunia bisnis online khususnya di indonesia, pemain adsense datang dari berbagai kalangan blogger, ada yang sudah mahir dengan dunia blog dan mengenal apa itu google adsense?, namun ada juga yang masih awam mengenal dunia blog dan juga google adsense, jangankan mengelola adsense pengetahuan blognya juga ada yang benar-benar masih awam, saya mengambil judul artikel mengenai cara Memasang Kode unit iklan adsense agar muncul disemua postingan, mungkin judulnya sedikit aneh bagi blogger yang mahir, tapi saya sengaja mengambil judul seperti itu diperuntukan untuk blogger yang baru mengenal dunia blog dan adsense, karena  ternyata memang banyak diantara para blogger mereka berhasil diterima namun mereka masih bingung bagaimana mengelola iklan adsense yang sudah mereka miliki, berawal dari informasi google webmaster tool untuk search query, saya kebetulan mendapatkan query kurang lebih seperti query diatas, jadi ya saya putuskan saja untuk mengambil judul diatas, siapa tau memang banyak yang lagi mencari dengan kata kunci yang tepat sesuai judul diatas, terutama untuk para pemain baru di dunia AdSense.



Bagaimana Cara Memasang Kode Unit Iklan AdSense agar muncul disemua postingan

Sebenarnya untuk memasang kode unit iklan AdSense ada dua cara yang bisa kita pilih, kedua cara tersebut tentu saja secara otomatis akan membuat iklan adsense anda muncul di semua halaman postingan, cara pertama adalah dengan menggunakan widget, cara kedua yaitu dengan memasukan kode unit iklan adsense langsung pada template blog yang bersangkutan, cara pertama tentu saja menurut saya adalah cara yang paling mudah, dan bisa anda coba namun barangkali jika kita memilih cara pertama kelemahannya adalah iklan adsense hanya bisa kita pasang sesuai dengan area-area template yang bisa kita pasang widget, kita tidak bisa memasang iklan sesuka hati karena widget pada umumnya hanya bisa kita pasang di area-area tertentu saja sesuai dengan template blog yang anda gunakan.

Namun lain halnya dengan cara kedua, kita memasang kode unit iklan adsense dengan cara di tempel didalam template blog, cara ini menurut saya cara yang paling dinamis yang bisa anda pilih, karena iklan adsense bisa ditempatkan di mana saja sesuai dengan lokasi yang Anda inginkan, berikut adalah cara memasang kode unit iklan adsense agar muncul disemua postingan:

1. Cara Memasang Iklan Adsense melalui Widget

Cara ini adalah cara yang paling mudah dan cepat, untuk memasang iklan dengan cara ini, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

a. Masuk ke akun adsense anda, kemudian kopikan kode unit iklan adsense yang ingin anda pasang.

b. Masuk ke akun blogger Anda , silahkan pilih blog anda yang akan dipasangi kode unit iklan adsense.

c. Pada bilah menu sebelah kiri pilih menu "Tata Letak"

d. Pada tata letak layout blog anda, silahkan pilih tata letak lokasi yang akan anda pasang iklan adsense anta, tekam tulisan "Tambahkan Gadget".

e. Pada dialog yang muncul yang menampilkan daftar gadget, silahkan anda cari dan pilih gadget "HTML/Javascript"

f. Paste kode unit iklan adsense pada kotak isian yang disediakan, kemudian jangan lupa tekan tombol "Simpan".

Anda bisa memilih lokasi lainnya  untuk dipasangi kode unit adsense menggunakan cara-cara diatas, silahkan pilih lokasi lainnya, sebaiknya untuk ke amanan pasang iklan paling tidak sampai dengan 3 iklan saja dengan variasi.

Sampai tahap diatas diatas berarti anda sudah berhasil memasang kode unit iklan adsense pada blog anda menggunakan widget, dan iklan secara otomatis akan muncul di setiap halaman artikel atau postingan.


2. Cara Memasang Kode Unit iklan AdSense melalui Kode Template Blog

Untuk cara kedua ini, adalah cara yang menurut saya paling dinamis, karena iklan bisa dipasang dimanamun sesuai dengan yang anda inginkan, namun jika anda menggunakan cara ini, kode unit iklan adsense harus anda parsing terlebih dahulu, tujuannya adalah agar kode unit iklan adsense dapat diterima oleh template blog yang anda gunakan, jika tidak pada umumnya iklan adsense akan ditolak, error tidak dapat disimpan, karena mengandung karakter yang tidak diizinkan oleh kode template blog.

Untuk cara kedua ini, misal saya akan coba memasang kode unit iklan adsense, di atas postingan dibawah judul dan dibawah setelah postingan. langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

I. Cara Memasang iklan adsense di atas postingan.

Untuk memasang iklan adsense di atas postingan dibawah judul, mau tidak mau cara ini harus ditempuh dengan cara menempelkan iklan pada template blog, karena widget tidak tersedia untuk meletakan iklan didalam postingan, dan ingat untuk cara ini iklan harus anda  parse terlebih dahulu agar bisa diterima template blog,  langkahnya adalah sebagai berikut:

a. Masuk ke akun google adsense anda, kemudian pilih dan kopikan kode unit iklan adsense yang anda ingin gunakan.

b. Parse kode tersebut, caranya, silahkan anda masuk ke freeformater.com, silahkan anda kopikan kode unit iklan adsense anda pada kotak yang sudah disediakan, dan tekan tombol parse, anda akan mendapatkan kode unit iklan adsense anda diparse, biarkan kode hasil parse kita parkir dulu disana.

c. Sekarang, silahkan anda masuk ke Akun blog anda, pilih blog anda, dan pada bilah menu sisi kiri, silahkan anda pilih, menu Template kemudian tekan tombol "Edit HTML" untuk menampilkan mode editor HTML.

d. Lakukan pencarian dengan menekan tombol CTRL+F, kemudian cari kode <data:post.body/>

e. Ambil kode unit iklan adsense hasil parse di blogcrowd.com,

f. Letakan kode adsense tersebut, tepat diatas kode <data:post.body/> , dengan menggunakan kode html berikut ini:
<div style='margin:20px'> 
Letakan kode unit iklan adsense hasil parse disini 
</div>

Simpan template anda, sampai tahap diatas berarti anda sudah berhasil memasang iklan adsense tepat diatas postingan setelah judul, dan iklan secara otomatis akan muncul di semua postingan.

II. Cara Memasang Iklan Adsense di bawah setelah Postingan

Hampir sama seperti cara-cara diatas, langkahnya adalah sebagai berikut:

a. Masuk ke akun google adsense anda, kemudian pilih dan kopikan kode unit iklan adsense yang anda ingin gunakan.

b. Parse kode tersebut, caranya, silahkan anda masuk ke Blogcrowd.com, silahkan anda kopikan kode unit iklan adsense anda pada kotak yang sudah disediakan, dan tekan tombol parse, anda akan mendapatkan kode unit iklan adsense anda diparse, biarkan kode hasil parse kita parkir dulu disana.

c. Sekarang, silahkan anda masuk ke Akun blog anda, pilih blog anda, dan pada bilah menu sisi kiri, silahkan anda pilih, menu Template kemudian tekan tombol "Edit HTML" untuk menampilkan mode editor HTML.

d. Lakukan pencarian dengan menekan tombol CTRL+F, kemudian cari kode <data:post.body/>

e. Ambil kode unit iklan adsense hasil parse di blogcrowd.com,

f. Letakan kode adsense tersebut, tepat dibawah kode <data:post.body/> , dengan menggunakan kode html berikut ini:
<div style='margin:20px'> 
Letakan kode unit iklan adsense hasil parse disini 
</div>

Simpan template anda, sampai tahap diatas berarti anda sudah berhasil memasang iklan adsense tepat dibawah setelah postingan, dan iklan secara otomatis akan muncul di semua postingan.

Apapun yang anda pilih untuk melatakan kode unit iklan adsense, perhatikan juga jumlah dan kombinasi iklan adsense yang sebaiknya anda pasang pada blog anda, kedua cara diatas bisa anda coba namun anda harus tetap memperhatikan aturan main google adsense, jika tidak akan berefek ke akun google adsense anda, resiko terbesarnya adalah banned.

Demikian yang bisa saya share tentang  Cara Memasang AdSense agar muncul disemua postingan, semoga bermanfaat.
Share:

Wednesday, October 19, 2016

10 Tips Mendapatkan Pekerjaan dengan Cepat

Kamu pasti pernah merasakan betapa sulitnya melakukan pencarian pekerjaan saat ini, bukan? Kondisi perekonomian yang semakin sulit dan tingginya tingkat persaingan sesama pencari kerja mengharuskan kita untuk lebih kreatif dan jeli melihat potensi yang ada. Nah, bagaimana jika kita berada dalam posisi yang biasa-biasa saja artinya dinilai dari skill kemampuan kita biasa saja tidak ada yang menonjol atau jikapun kita sudah melihat suatu peluang usaha namun terkendala modal sehingga belum bisa memulainya. Namun keadaan tersebut janganlah membuat kita berkecil hati karena masih ada banyak sekali peluang kerja di luar sana yang bisa kamu jadikan pilihan berkarir. Oke berikut ini beberapa tips yang bisa kamu terapkan dan mudah-mudahan bisa membantu kamu mendapatkan pekerjaan dengan cepat.
1. Kontak Perusahaan Dulu Bekerja. Jika kamu keluar dari perusahaan sebelumnya secara baik-baik rasanya tidak masalah jika kamu menghubungi salah seorang rekan di perusahaan tersebut dan mengutarakan niat untuk bisa bergabung kembali.
2. Gunakan koneksi keluarga. Jika kamu biasanya malas menghadiri acara keluarga atau arisan kini rajin-rajinlah datang. Siapa tahu di perusahaan tempat sepupu atau saudara lain bekerja ada lowongan sedang dibuka namun tidak diumumkan kepada publik.
3. Gunakan Relasi Komunitas. Aktif di kumunitas yang saat ini kamu geluti juga sangat berpengaruh karena kamu bisa bertemu dengan banyak orang dari berbagai latar belakang pekerjaan. Dari sini kamu bisa menciptakan jaringan kerja dan mendapatkan informasi bermanfaat.
4. Temui Kakak Kelas atau Alumni yang Berlatar Belakang Pendidikan Sama. Siapa tahu dari sekedar reuni dan bincang-bincang kamu bisa mendapatkan informasi pekerjaan yang sesuai dengan skill kamu.
5. Jangan Sungkan Bertemu Muka Dengan Pihak Pencari Kerja. Maksudnya di sini yaitu apabila kamu mendengar lowongan yang sedang dibuka pada perusahaan tempat seorang teman bekerja, jangan ragu meminta bantuannya untuk dipertemukan dengan pihak perusahaan tersebut untuk membuka jaringan kerja.
6. Surat Kabar. Cobalah untuk berlangganan surat kabar dan supaya lebih menghemat pengeluaran berlanggananlah surat kabar khusus hari sabtu dan minggu karena pada kedua hari tersebut banyak memuat iklan lowongan kerja dibandingkan hari-hari biasa.
7. Internet. Kamu bisa browsing di internet dan bergabung dengan situs-situs pencari kerja 
8. Kampus. Sering-seringlah mampir ke kampus karena tidak jarang perusahaan-perusahaan menempelkan publikasi penerimaan pegawai di sana.
9. Pilih Kesempatan Kerja yang Sesuai Keahlian. Dengan melakukan ini kemungkinan kamu dipanggil interview lebih besar. Pilih juga lowongan kerja terbaru yang membutuhkan tahap pemula atau fresh graduate. 
10.Manfaatkan Social Media. Pastinya kamu punya akun Facebook kan? Nah kamu bisa update status sedang mencari pekerjaan supaya teman, saudara dan keluarga kamu yang lain bisa tahu kalau saat ini kamu butuh pekerjaan.
Well, itu dulu sedikit tips dari kita supaya kamu bisa dengan mudah mendapatkan pekerjaan. Tapi jangan mentang-mentang dapat rekomendasi bekerja dari teman, saudara atau keluarga kamu jadi tidak profesional ya. Tetap tunjukkan kemampuan terbaikmu dan buat pihak perusahaan berpikir kalau mereka tidak rugi telah merekrut kamu.
Share:

Mitos Gunung Sanggabuana Karawang

Mitos Gunung Sanggabuana Karawang - Ketika membaca judulnya apa yang Anda pikirkan? Rasa takut, ngeri, atau malah takjub? Mungkin di kalangan para pendaki Indonesia belum banyak yang tahu mengenai keberadaan gunung yang satu ini. Jika kita menyebut Sangga Buana, mereka cenderung mengarah pada salah satu pos pendakian Gunung Ciremai yang akan kita lewati jika kita mendaki melalui jalur Linggarjati. Akan tetapi bukan itu yang akan kita bahas kali ini, melainkan sebuah dan satu-satunya gunung yang berada di Kabupaten Karawang, yaitu Gunung Sangga Buana Karawang.

Sangga Buana adalah sebuah gunung yang berada di Kabupaten Karawang, tepatnya di daerah Loji, Pangkalan. Sebenarnya gunung ini terletak di perbatasan tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Cianjur. Ada beberapa Curug (Air Terjun) yang berada di kaki Gunung Sangga Buana, yang paling terkenal yaitu Curug Cigentis dan Curug Bandung. Di akhir pekan dan libur nasional Kawasan Curug ini ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal yang berasal dari Kabupaten Karawang dan sekitarnya.
Jalur pendakian Gunung Sangga Buana.
Jalur Awal Pendakian
Jalur Awal Pendakian
Banyak yang bilang Sangga Buana adalah Gunung Lawunya Jawa Barat. Jalur pendakian gunung ini terbilang lumayan terjal, tanjakan serta kontur tanahnya mirip sekali dengan Gunung Cireme. Di awal jalur pendakian kita akan menjumpai areal pesawahan warga dengan background barisan bukit (bukan bukit barisan yah) yang sangat indah. Selang beberapa  saat selepas areal pesawahan, kita akan menemukan sebuah perkampungan penduduk yang hanya terdiri dari beberapa keluarga saja. Jangan kaget, di perkampungan kecil ini Anda akan menjumpai beberapa kuburan yang tepat berada di tengah jalan. 

Selepas perkampungan kecil tersebut kita akan menjumpai areal persawahan yang cukup luas. Setelah itu kita akan memasuki hutan yang tidak begitu rapat. Dan sekarang jalur pendakian yang tadinya sangat landai dan bersahabat, kini mulai menanjak dan agak sedikit terjal. Namun jangan khawatir bonus(jalur landai) akan sering kita jumpai di gunung ini.
Pancuran Sakral, Mistis, Pesugihan, Ajain
Pancuran Kejayan
Di tengah perjalanan kita akan menjumpai sebuah pancuran yang sangat sayang untuk dilewatkan.  Masyarakat sekitar Gunung Sangga Buana menyebut pancuran ini dengan nama Pancuran Kejayan. Di sekitaran pancuran ini juga terdapat bangunan kecil yang bisa kita jadikan sebagai tempat istirahat. Berhenti sejenak di area pancuran ini merupakan ide yang sangat bagus sebelum kita melanjutkan perjalanan.

Setelah beristirahat persiapkan diri Anda untuk menghadapi tanjakan yang lumayan curam. Tanjakan ini diberi nama tanjakan dua jam. Kenapa seperti itu? Karena untuk melewati tanjakan ini dibutuhkan waktu kurang lebih sekitar dua jam. Apalagi pada saat musim hujan jalur ini akan terasa sangat licin dan menguras tenaga. Dan tanjakan yang tadinya bernama dua jam mungkin akan berubah menjadi tanjakan empat jam, lima jam, atau tanjakan berjam-jam.
Tanjakan Dua Jam
Tanjakan Dua Jam


Setelah kita melewati tanjakan yang sangat merepotkan ini kita akan sampai pada sebuah tempat yang cukup lapang. Di tempat ini juga berdiri sebuah bangunan yang terbuat dari kayu. Anda bisa beristirahat di sini. Jika Anda tidak ingin bermalam di areal puncak, Anda bisa ngecamp di sini. Untuk sampai di puncak Gunung Sangga Buana dari areal lapang ini hanya dibutuhkan waktu sekitar satu jam.

Setelah sampai puncak rasa penasaran Anda akan segera terbayar, selamat Anda telah  sampai di Kuburan di Atas Awan. Puluhan bangunan kecil yang menyerupai rumah berjejer rapi di atas puncak ini. Dan Anda tahu apa yang ada di dalam bangunan ini, ya Anda betul, jawabanya adalah Makam. Saya sendiri kurang tahu makam-makam siapa yang ada di puncak ini. Namun menurut beberapa sumber makam-makam ini adalah makam nenek moyang penduduk asli Karawang. Saya tak sempat menghitung ada berapa makam di puncak itu, yang jelas ada banyak sekali.
Makam di Puncak Gunung Sangga Buana
Makam di Puncak Gunung Sangga Buana

Makam Anek Mengerikan
Jejeran bangunan Yang Isinya Makam

Salah Satu Bangunan Yang Isinya Makam
Salah Satu Bangunan Yang Isinya Makam

Di puncak ini juga ada sebuah warung yang menjual beraneka macam makanan, mulai dari nasi, lauk, makanan ringan, air mineral, dll. Pemilik warung ini sangat ramah dan baik hati. Anda bisa bertanya-tanya tentang Gunung Unik ini kepada pemilik warung. Saya jamin, dengan sangat antusias mereka akan menjawab semua pertanyaan yang Anda ajukan.
Warung Yang Ada di Puncak
Warung Yang Ada di Puncak
Kuburan-kuburan inilah yang membuat banyak orang mengunjungi Puncak Gunung Sangga Buana. Entah karena alasan apa mereka rela bersusah payah mendaki puncak ini, semoga saja niat mereka berada di jalan yang benar. Bagi saya pribadi kuburan-kuburan ini telah memberikan keunikan tersendiri yang jarang kita temukan di gunung-gunung lainnya. Jika Anda mempunyai waktu luang sempatkanlah untuk  berkunjung ke Gunung Sangga Buana Karawang. Saya jamin Anda tidak akan pernah menyesal telah bersusah payah mendaki gunung ini. Rasa susah selama pendakian akan terbayar dengan keunikan puncak yang syarat akan misteri.

Share:

How to write a successful job application


Job applications forms, whether online or on paper, are the first vital step to getting a job interview. This step-by-step guide explains how to give employers the information they need to put you on the shortlist.
Although some graduate recruiters prefer CVs, the majority ask applicants to complete a job application form, either online or on paper. These forms generally include standard biographical information (eg about your education and experience), along with some open-ended questions that give you the chance to highlight your suitability for the job.
How employers use job application forms
Many recruiters prefer application forms to CVs because they help to standardise applications. This can be seen as fairer because recruiters can compare candidates easily. The downside is that this standardised approach also allows recruiters to filter out unsuitable candidates quickly (sometimes this is even done by computer), so it's important to include all the information necessary to make your case.
Employers use written applications to select candidates for interview, and may also refer to information on the form during the interview. It's a good idea to keep a copy so you can remember what you wrote.
What employers are looking for in application forms
When assessing an application for a job, recruiters want to know two things:
1. Do you meet their criteria? This information lets them filter candidates into a 'long list'. Make sure you check the job description and prove that you match the requirements.
2. Do you stand out among the other applicants? This is what helps recruiters make their shortlist for interview. If other candidates have similar qualifications it may be your work experience or extra-curricular activities that reveal your employment potential.
How to complete a job application form
Step 1. Prepare yourself
Get all your basic information together: personal details, education etc.
Contact the people you want to use as referees, to get their permission and to confirm their contact details.
Think about why you want the job.
Think about what you have to offer and what makes you stand out.
Step 2. Find out what the employer wants
Check closing dates; if possible, apply before the deadline. Some employers start processing applications before the closing date – and they are usually deluged by last-minute applications – so if you submit yours early you may get more attention.
Read the job description and personal specification to find out what skills and experience they are looking for.
Research the organisation for more clues about the kind of applicant who would be successful.
Step 3. Write your application
Give yourself enough time: writing a good job application is likely to take longer than you expect.
Draft your answers first, before you start filling in the form.
Read the application form right through before you write anything. Follow all instructions and answer the questions asked (yes, it is a bit like an exam!).
If there is a question that does not apply to you, write ‘not applicable’ or ‘N/A’ in the appropriate box. This shows that you have considered the question and is better than leaving blanks.
Make your answers relevant, interesting and personal. Your aim is to write your own interview invitation, so you want to stand out.
Step 4. Final checks
Spell check and proof read your application. If possible, ask a friend or careers adviser to check it too.
Check that you have included everything you’ve been asked for.
Keep a copy of your application, so you can go over it before the interview.
Sign and send!
Online application forms
Applying for a job online is similar to filling in a paper application form. The questions will be the same; only the format is different.
Allow plenty of time and make sure you won’t be disturbed. Some online forms allow you to ‘save and return’ but some have to be completed in one sitting.
If possible, print off the form so you can prepare your answers offline. This gives you thinking time and lets you check your answers before pasting the text into the form. Use a word-processed document to write longer answers so you can edit and spell check them first.
Write for online applications in the same way as you would for a paper form: beware of lapsing into the informal style you might use when sending emails to friends.
If you are asked to email your CV, it is likely to be electronically scanned. You may have to use standard typefaces etc so follow any instructions you are given. If a recruiter is using scanning software, you'll also need to ensure you include keywords for the specific skills and qualifications that they have asked for.
Some online application forms include built-in psychometric tests, so it’s useful to get some practice in first.
Keep a copy for reference: print out the form before you hit ‘send’.
The 'further information' section in job applications
Most application forms will include questions such as ‘Why are you suitable for the job?’, ‘What is your greatest achievement?’ and ‘What are your interests and hobbies?’ Don't ignore it: this is your chance to make an impact.
This gives you a chance to reveal something of your personality: aim to show that you’re more interesting than other candidates with similar work experience and grades. Use a range of examples from all areas of your life – college, work and other interests/activities.
Sometimes an application form will just have the heading ‘additional information': this is an open invitation to tell them what you want them to know.
However the question is worded, your answers should demonstrate that you are a well-rounded individual with the skills, aptitude and personality to do the job and to fit into the organisation. That's exactly what a recruiter wants to hear.
Job application checklist
Here are some final checks before you send off your application form:
·         Are your personal details accurate?
·         Have you spelt the employer's name correctly?
·         Have you filled in all the fields?
·         Have you signed the form and cover letter?
·         Have you kept a copy?
Job application tips
·         Take your time: it could take several hours and a lot of concentration to complete an application form.
·         Think about what's behind each question: what are recruiters looking for?
·         Keep a copy for reference: if it’s a paper form, photocopy it; if it’s online, print it out before you hit ‘send’.
·         Make sure you meet all the employer’s criteria, and make it easy for them to see this.


Share:

Tuesday, October 18, 2016

How to Email a Resume and Cover Letter Attachment

How to Email Cover Letter and Resume Attachments




















Copyright Alison Doyle
When you apply for jobs via email, you may need to send your resume and cover letter as an attachment. It's important to send your attachments correctly, to include all the information you need so your email message is read, and to let the receiver know how they can contact you to schedule an interview.
2
 How to Save a Cover Letter and Resume
Copyright Pali Rao
When you are sending cover letter and resume attachments, the first step is to save your resume as a PDF or a Word document. This way the receiver will get a copy of the resume and letter in the original format.
If you have word processing software other than Microsoft Word save your resume as a Word (.doc or .docx) document. File, Save As, should be an option in your program.
Depending on your word processing software, you may be able to File, Print to Adobe PDF, to save your documents as a PDF. If not, there are free programs you can use to convert a file to a PDF.
Use your name as the file name, so the employer knows whose resume and cover letter it is i.e. janedoeresume.doc and janedoecoverletter.doc.
3
 How to Include a Subject Line in an Email Message
Copyright Alison Doyle
The subject line is one of the most important parts of the email messages you send to apply for jobs. Your email message must include a subject line and it should explain to the reader who you are and what job you are applying for.
Add a subject to the email message before you start writing it. That way, you won't forget to include it afterwards.
Here's what to write:
Subject: Your Name - Job Title 
4
 How to Send an Email Message with a Cover Letter and Resume
https://fthmb.tqn.com/5aEz3qT4xJrSoKKjkaU27iEbmhs=/768x0/filters:no_upscale()/about/emailcover1-56b07ac93df78cf772cf28e2.gif
Copyright Alison Doyle
Once you have saved your resume and cover letter and they are ready to send, the next step is write an email message to send with your documents.
This example of sending a cover letter attachment is shown using Microsoft Outlook. First, open your email account. Then click on Message at the top left of the screen or click on File, New, Message.
You can either type your cover letter directly into the email message, copy and paste from a word processing document, or, if the company requests an attachment, send your cover letter with the email message. 
Also make sure to follow the directions in the job posting when sending your cover letter and resume or your application may not be considered.
5
 Add a Signature to an Email Message
https://fthmb.tqn.com/H7f_mlTj4H0GSz8voV0SUeAMYro=/768x0/filters:no_upscale()/about/addsignature-56b07ac83df78cf772cf28d7.gif
Copyright Alison Doyle
It is important to include an email signature with all your contact information, so it's easy for hiring managers and recruiters to get in touch with you. Include your full name, your email address, and your phone number in your email signature, so the hiring manager can see, at a glance, how to contact you.
To add your signature to your email message, click on File, Insert, Signature if you have a signature saved that you use for job searching. If you haven't created an email signature, type your contact information (name, email address, phone) at the bottom of your message.
6
 How to Attach a Resume and Cover Letter to an Email Message
https://fthmb.tqn.com/m4J-qShX6pnKgyfjLrMEK2d4E3g=/768x0/filters:no_upscale()/about/emailcoverattach-56b07ac65f9b58b7d02384a5.gif
Copyright Alison Doyle
Once your email message is ready to send, you need to attach your resume and cover letter to your message. Click on Insert, Attach File. Microsoft Outlook will display a list of files in the default file folder of your computer.
If your resume and cover letter are stored in a different folder, click on the appropriate folder.
Click to select the file you want to add to your email message, and then click on Insert to attach the document to your email message. Take the time to carefully proofread the message before you send it.
Before you click Send, send the message to yourself to be sure all the attachments come through and your email message is perfect.
Send a copy of the message to yourself, as well as to the company, so you have a copy for your records. Add yourself as a Bcc (blind carbon copy) by clicking Bcc... and adding your email address.
Then click Send and your cover letter and your resume will be on its way to the employer.


Share:
Terima Kasih Sudah Mampir Di Kondang-Cyber. Powered by Blogger.

Blog Archive

Blog Archive

Hai, I'm Asep Saepul Pahmit...






The luckiest man who love to share good things she has learned/encountered.






contact me:
asep.saepul205@gmail.com